Jakarta, Harian Umum - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi atas pemeriksaan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Anies dimintai klarifikasi terkait acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat yang abai protokol pencegahan virus corona pada Sabtu (14/11) lalu.
"Saya yakin semua proses ini akan berjalan baik dan lancar. Jadi masyarakat diharapkan gak usah berspekulasi, Kami hormati klarifikasi ini. Pak gubernur sudah memberi contoh yang baik dengan hadir, tidak kecewa, dan tidak marah, mengikuti semua proses," ujar Ariza, di Jakarta, Rabu (18/11).
Selain Gubernur, katanya, klarifikasi juga disampaikan oleh jajaran Pemprov DKI Jakarta lainnya, mulai dari Wali Kota, Kepala Satpol PP, Camat, lurah, hingga kepala biro hukum. Menurutnya, pemberian klarifikasi itu tidak hanya soal kegiatan pernikahan anak Habib Rizieq Shihab, namun juga kerumunan saat maulid nabi di Petamburan.
"Jadi kami sebagai warga negara hadir dan menyampaikan klarifikasi sesuai data dan fakta apa adanya, tidak dilebihkan dan dikurangkan. Mudah-mudahan ini bisa memberi keterangan sejelas-jelasnya dan dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan ke depan," katanya.
Ariza mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Anies Baswedan usai pemeriksaan. Sesuai yang diungkapkan Anies, penyidik Polda Metro Jaya mencecar Anies dengan 33 pertanyaan yang dirangkum dalam 23 halaman.
"Dijawab apa adanya, sesuai dgn fakta dan data, tidak dilebihkan, tidak dikurangi, memang kita kalau klarifikasi, sampaikan saja, tidak perlu ditutup. Ada fakta-fakta, ada data-data pendukung, jadi itu yang disampaikan pak gubernur. Seluruh jajaran juga, saya yakin sama, sudah kita minta semua menyampaikan apa adanya," jelasnya. (hnk)







