Lampung Tengah, Harian Umum - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara (suspend) operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kampung Gunungagung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah.
Kebijakan itu diambil setelah sekitar 33 siswa SDN 1 dan SDN 2 Gunungagung mengalami pusing, mual, hingga beberapa di antaranya sempat tidak sadarkan diri setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipasok SPPG itu, Kamis (24/9/2026).
Person in Charge (PIC) Mitra SPPG, Hendra, membenarkan kalau SPPG yang dikelola Yayasan Penata Alam Bersama (YPAB) itu telah dihentikan sementara oleh BGN.
"Benar, dapur SPPG kami telah di-suspend BGN dan untuk sementara operasional dihentikanhingga ada hasil pemeriksaan serta arahan dari pihak berwenang," kata Hendra, Jumat (25/9/2026), dilansir dari kompas.com.
Ia menjelaskan, menu MBG yang dibagikan kepada siswa pada Kamis terdiri dari nasi, sayur, bakso, dan susu kotak.
Namun, tak lama setelah menyantap menu tersebut, sejumlah siswa mulai mengeluhkan pusing dan mual. Beberapa siswa bahkan dilaporkan sempat tidak sadarkan diri.
Hingga kini, penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut masih dalam pemeriksaan, akan tetapi Hendra mengatakan, pihaknya menduga susu kotak menjadi salah satu kemungkinan sumber masalah.
Dugaan itu muncul karena distribusi makanan kepada anak-anak TK yang dilakukan lebih awal, tidak diikuti laporan gangguan kesehatan. Begitupun dengan menu yang didistribusikan kepada siswa SMP.
"Kasus ini hanya dialami siswa SD, tapi itu pun tidak seluruhnya," kata dia.
Dari hasil pemeriksaan, lanjut Hendra, pengelola menemukan dugaan adanya satu dus susu full cream yang bermasalah, tapi susu itu belum kadaluarsa.
"Dugaan awal ada satu dus susu yang bermasalah, padahal tanggal kedaluwarsanya masih hingga tahun 2027," katanya.
Namun, Hendra mengatakan belum bisa memastikan apakah benar sumber masalahnya dari susu itu, sebelum keluar hasil uji laboratorium resmi.
Di sisi lain, meski telah men-suspend SPPG di Kampung Gunung, BGN juga belum bisa memastikan apakah benar sumber keracunan itu dari susu. (man)







