Jakarta, Harian Umum - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berpeluang kembali mengusung Anies Baswedan dalam gelaran Pilkada Daerah Khusus Jakarta (DKJ) 2024 yang dihelat 27 November.
Sebelumnya, PKS dan Gerindra mengusung Anies di Pilkada DKI Jakarta 2017 bersama Gerindra, dan mengusung Anies di Pilpres 2024 bersama PKB dan Nasdem.
Peluang itu muncul berdasarkan hasil rapat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKJ yang memutuskan untuk mengusung Anies di Pilkada Jakarta 2024., Khoirudin.
“Saya selaku Ketua DPW PKS Jakarta telah rapat dengan Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah, yang juga sudah kita laporkan ke DPP, bahwa calon gubernur dari PKS adalah Anies Rasyid Baswedan. Juga beliau inkumben dan sampai hari ini belum ada perubahan,” kata Ketua DPW PKS DKJ, Khoirudin, seperti dilansir Tempo, Kamis (23/5/2024).
Ia.menjwlaskan, keputusan DPW mencalonkan Anies setelah penjajakan dengan mitra Koalisi Perubahan di Pilpres 2024, yakni NasDem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kendati demikian, Khoirudin belum mengungkapkan siapa pendamping Anies nantinya.
PKS sebelumnya enggan mengusung Anies kembali dalam Pilgub Jakarta. Bulan lalu, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengatakan Anies saat ini sudah menjadi tokoh nasional, bukan lagi tokoh daerah.
PKS memiliki perolehan kursi DPRD terbanyak di Jakarta dalam Pemilu 2024, yakni 18 kursi, sehingga membuat PKS memiliki kekuatan yang nyaris cukup untuk mengusung calonnya sendiri.
Sebelumnya, PKS diketahui menyiapkan tiga nama dari kader internal sebagai bakal Cagub Jakarta. Mereka adalah Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman dan anggota DPR RI Mardani Ali Sera. Nama Ahmad Syaikhu juga sempat diusulkan, tetapi Syaikhu menolak dan memilih menjadi komandan tim pemenangan partai.
"Saya serahkan mekanisme yang ada, tapi saya sendiri lebih berkepentingan menjadi komandan untuk memenangi Pilkada Serentak 2024," kata Syaikhu di Jakarta, Selasa, 30 April 2024. (man)







