UUD 2002 hasil amandemen UUD 1945 telah menghilangkan Pancasila dari batang tubuhnya.
---------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Gerak2023, kembali ke UUD1955 tanggal 18 Agustus 1945 adalah Gerakan Rakyat.
Gerakan Rakyat tahun 2023 adalah gerakan kembali kepada UUD1945 sebagaimana yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945, sehari setelah Proklamasi 17 Agustus oleh Soekarno - Hatta atas nama Bangsa Indonesia.
Mengapa harus ada gerakan rakyat kembali ke UUD1945 tanggal 18 Agustus, 1945?
Gerakan Rakyat 2023 perlu dilakukan untuk menyelamatkan bangsa dan negara dari kerusakan akibat amandemen UUD1945 tahun 1999-2002.
Di mana amandemen tahun 1999 - 2002 yang telah mengubah UUD1945 menjadi UUD 2002, tetapi demi mengelabui rakyat, amandemen UUD 2002 itu tetap dinamakan UUD 1945.
Padahal, amandemen itu mengubah 95% isi UUD 1945 dan membuatnya menjadi UUD baru karena merubah total isi UUD 1945, sehingga yang tersisa hanya Mukaddimah atau Preambule.
Akibat amandemen itu, antara isi atau batang tubuh dengan mukaddimah tidak lagi terkait. Dapat dikatakan UUD 2002 hasil amandemen UUD 1945 telah menghilangkan Pancasila dari batang tubuhnya.
Otomatis, setelah terbit UUD 2002, Pancasila telah lenyap dari Bumi Indonesia.
Oleh karenanya, kedaulatan rakyat pun lenyap, yang ada adalah Kedaulatan Partai.
Maka, pada Gerakan Rakyat 2023 ini rakyat bangkit merebut kembali kedaulatannya dengan satu desakan kembali Ke UUD 1945 sesuai dengan yang telah ditetapkan pada 18 Agustus 1945.
Hanya dengan kembali ke UUD 1945 tanggal 18 Agustus 1945, rakyat dapat kembali berdaulat sebagai pemilik sah negeri ini.
Melalui Gerakan Rakyat 2023, rakyat dari semua kalangan, dari Sabang sampai Merauke, datangi gedung MPR untuk endesak agar dapat memberlakukan kembali UUD 1945 yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945.
Demi tercapainya cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 dan demi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan rakyat kembali berdaulat.







