Jakarta, Harian Umum - Himpunan Warga Gereja Indonesia (HAGAI), Rabu (19/6/2024), beraudiensi dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Mereka meminta agar partai itu mengusung Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2024.
'Tadi kami lebih banyak bicara tentang kerjasama antara HAGAI dengan DPP PKS, khususnya untuk Pilgub DKI, di samping untuk Pilkada-Pilkada ke depan, karena kami rindu sebagai bagian dari masyarakat DKI ingin berkontribusi bagi kelancaran, kualitas dan pelaksanaan Pilkada ke depan," kata Shephard Supit, Pembina HAGAI, saat konferensi pers usai bertemu Presiden PKS.
Ia mengakui, salah satu aspirasi yang disampaikan adalah keinginan agar PKS mengusung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta, karena dari jajak pendapat dan diskusi-diskusi masyarakat, khususnya kaum Nasrani, HAGAI mendapat kesimpulan bahwa yang layak memimpin DKI ke depan adalah Anies Rasyid Baswedan.
Selain itu, kata Supir, HAGAI merekomendasikan Anies kepada PKS karena melihat rekam jejaknya, dan bahwa Anies menuntaskan jabatan gubernurnya selama lima tahun (2017-2022), tidak berhenti di tengah jalan.
"Maka, itu menjadi semacam referensi," katanya.
Selain itu, Supit juga mengatakan HAGAI menginginkan Anies kembali menjadi gubernur Jakarta, karena selama lima tahun memimpin, Anies mengayomi semua lapisan dan golongan masyarakat, mendatangkan kemajuan bagi Jakarta, dan memberikan kebahagiaan untuk warga provinsi ini.
"Karena itu, kami berharap sekiranya bisa dilanjutkan,' imbuhnya.
Menanggapi aspirasi HAGAI tersebut, Kabid Humas DPP PKS Ahmad Mabruri mengatakan bahwa Presiden PKS senang sekali menerima kehadiran HAGAI karena aspirasi yang disampaikannha bisa menjadi spirit untuk bisa berkolaborasi.
"Tapi, PKS memang tidak bisa sendiri mengusung calon di Pilkada Jakarta, sehingga Presiden PKS tadi juga menyarankan agar HAGAI ke partai yang lain supaya ada kesepahaman antara PKS dengan partai lain," katanya.
Mabruri juga mengatakan, aspirasi HAGAI menjadi bahan bagi PKS untuk penguatan dalam perhelatan Pilkada Jakarta dan Pilkada lainnya di Indonesia.
Untuk diketahui, pengurus dan anggota HAGAI terdiri dari pribadi-pribadi yang tidak mewakili gereja tertentu. Mereka memiliki beragam profesi, seperti rohaniawan, pengusaha dan advokat. (rhm)







