Jakarta, Harian Umum - Indonesia mengakhiri puasa gelar juara FIFA ASEAN Cup selama 30 tahun setelah pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026), mengalahkan Thailand melalui adu penalti.
Indonesia dan Thailand bermain cukup alot dengan skema saling serang sepanjang babak pertama dan di penghujung babak kedua.
Peluang Indonesia untuk juara terbuka lebar setelah seorang pemain Thailand terkena akumulasi kartu kuning, sehingga harus keluar, dan Thailand bermain dengan 10 pemain.
Sepakan keras Dean James di depan mistar gawang membentur salah seorang pemain Thailand, dan masuk ke gawangnya sendiri.. Pendukung Timnas Indonesia yang memadati tribun stadion pun bergemuruh.
Namun, dalam waktu kurang dari lima menit, kesalahan pemain belakang Indonesia membuat Sanron Iklas menyamakan kedudukan, dan skor 1-1 bertahan hingga babak kedua berakhir.
Di 15 menit pertama tambahan waktu, tidak terjadi gol tambahan, akan tetapi di 15 menit tambahan kedua, tepatnya di menit 110, Peeradol Chamrasamee membobol gawang Emil Audero lewat sepakan, sehingga Thailand unggil 2-1.
Tak ingin malu di kandang sendiri, para pemain Indonesia bermain lebih ngotot, dan hasilnya di menit 116, Elkan Baggott mengeksekusi umpan tarik Rizky Ridho dengan sempurna. Skor menjadi 2-2.
Skor ini bertahan hingga extra time kedua berakhir, sehingga laga berlanjut ke adu penalti.
Indonesia memastikan juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah tendangan penalti Sarach Yooyen membentur mistar gawang dan terpental kembali ke lapangan, dan tendangan Nattapong Sayriya dapat diantisipasi Emil Audero.
Sementara empat dari lima eksekutor Timnas Indonesia yang telah melaksanakan tugas, semuanya menjebol gawang Thailand, yaitu Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama
Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar perdana Garuda di level Asia Tenggara. (man)


