Jakarta, Harian Umum - Anjloknya penjualan iPhone, dampak penurunan pendapatan Apple. Hal itu terlihat dari laporan keuangan Apple kuartal-I tahun keuangan 2019 pekan ini.
Penghasilan Apple diketahuimenjadi AS 84,3 miliar dolar AS (Rp 1,191 triliun) di kuartal ini. Dari ini, sekitar 52 miliar dolar (Rp 735 triliun) AS disumbang oleh iPhone atau naik dari 61,1 miliar dolar AS yang disetujui pada 2017 lalu.
Meski iPhone menurun, diumumkan dirangkum oleh ZD Net, Rabu (30/1/2019), pendapatan Apple dari kategori produk dan layanan lainnya meningkat.
Misalnya penjualan komputer Mac, pendapatan tumbuh 9 persen ke angka 7,4 miliar dollar AS (Rp 104 triliun). Perangkat wearable, Home and Accessories juga tumbuh 33 persen, dan iPad tumbuh 17 persen ke angka 6,7 miliar dollar AS (sekitar Rp 94,4 triliun).
Sementara penjualan iPhone baru memang belum mampu menaikan penjualan iPhone. Bahkan pada periode penjualan iPhone tinggi seperti libur natal dan tahun baru tetap tidak mampu mengangkat penjualan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Bulan November 2018 lalu, Apple menargetkan pendapatan antara 89-93 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.254 - 1.310 triliun). Namun lesunya penjualan di China dan negara berkembang berakibat penurunan pendapatan Apple.
"Meskipun mengecewakan meleset dari pedoman anggaran, kami mengelola Apple untuk jangka panjang dan hasil kuartal ini menunjukkan kekuatan dasar dari bisnis kami berjalan dalam dan luas," ujar CEO Apple, Tim Cook. (Zat)
Sumber: Kompas.com







