TANGSEL, HARIAN UMUM - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi merilis bakal calon (Balon) walikota Tangsel yang lolos administrasi. Sedikitnya 18 nama yang maju ke tahap konvensi penjaringan Calon Walikota dan Wakil Walikota.
Dari 18 nama, Ketua Panitia Konvensi Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020 PSI Tangerang Selatan, Bima Januri mengatakan bahwa Siti Nur Azizah, merupakan nama yang menarik simpatik.
"Setelah melewati seleksi berkas administrasi yang ketat, kami meloloskan 18 orang dari Kota Tangerang Selatan. Latar belakang kandidat beragam, sebagai contoh yang lolos seleksi administrasi Konvensi Pilkada Tangsel diisi dengan berbagai latar belakang, seperti pengusaha galon, pensiunan, aktivis, peneliti dan dosen, CEO, Sekda Tangsel, juga yang cukup menarik perhatian putri dari Wakil Presiden KH Maruf Amin, Siti Nur Azizah," kata Bima dalam rilisnya, Jumat (20/12/2019).
Bima menuturkan, ada 27 pendaftar konvensi di Kota Tangerang Selatan. Namun dari hasil seleksi administrasi, hanya 18 kandidat yang dinyatakan memenuhi syarat.
Di lokasi yang sama, Ketua DPD PSI Kota Tangsel Andreas menyatakan bahwa konvensi ini adalah upaya PSI untuk mencegah korupsi. Menurutnya, kasus korupsi yang selama ini kerap membelenggu kepala daerah terus terjadi karena proses pencalonan mereka dilakukan dalam ‘ruang-ruang gelap’ dan melibatkan “mahar” yang besar.
"PSI percaya akar permasalahan korupsi kepala daerah adalah proses rekrutmen parpol yang tertutup, eksklusif, dan nepotis,” kata Andreas.
Setelah ini, konvensi akan memasuki tahapan wawancara pada 18-19 Januari 2020 yang akan disiarkan live di media sosial.
Seleksi wawancara bakal melibatkan juri independen yang terdiri dari sejumlah tokoh seperti Mari Elka Pangestu, Hamdi Muluk, Faisal Basri, Sarwono Kusumaatmadja, mantan komisioner KPK Bibit Samad Rianto, dan sejumlah nama lain.







