Jakarta, Harian Umum - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu( DPP Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menyatakan partainya.kemungkinan akan mendukung Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep di Pilkada 2024.
Hal ini disampaikannya kepada wartawan usai memberikan rekomendasi kepada bakal calon kepala daerah di Gedung NasDem Tower, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024).
"Bisa saja mendukung Kaesang, saya rasa Mas Kaesang memulai sebagai politisi muda yang masih bisa banyak belajar, tetapi itu adalah komitmen partai Nasdem, kita bisa saja kepada siapa pun," ujar Prananda kepada wartawan.
Menurut Prananda, dukungan terhadap Kaesang di Pilkada 2024 nanti tentu terbuka, sebab Kaesang adalah sosok muda yang merepresentasikan pemuda sebagai pemilih di Pilkada nanti.
"Tetapi opsi itu tentu terbuka karena Mas Kaesang juga masih sangat muda dan 60 persen penduduk kita adalah pemilih muda, pemilih di bawah 45 tahun," pungkasnya.
Sebelumnya, Baliho bergambar Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep muncul di Kota Surabaya, tepatnya di perempatan Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya.
Pantauan di lokasi, baliho tersebut menampakkan foto Kaesang dengan tulisan 'Kaesang Untuk Surabaya' pada Selasa (28/5/2024). Di bawahnya, terdapat tulisan APLK Aliansi Peduli Kota Surabaya di baliho berwarna putih tersebut.
Plt Ketua DPD PSI Surabaya, Sobikin mengatakan, pihaknya tidak mengetahui siapa yang memasang baliho tersebut.
Sobikin menganggap bahwa ada yang menginginkan Kaesang untuk maju di Pilwalkot Surabaya 2024.
"Kurang tau saya (siapa yang pasang baliho tersebut). Mungkin saja aspirasi dari arus bawah yang menginginkan Bro Kaesang maju untuk Surabaya maju tenan (beneran)," ujar Sobikin kepada kumparan, Selasa (28/5).
Ia tak menampik PSI Surabaya juga menginginkan Kaesang untuk maju di Pilwalkot Surabaya 2024.
"Tentu ada yang menginginkan, cuma yang bersangkutan bersedia atau tidak," ucapnya.
Sebelum di Surabaya, nama Kaesang juga santer terdengar di Kota Bekasi. Ada suara mengusung Kaesang menjadi walikota.
Tak hanya Bekasi, nama Kaesang juga sempat santer terdengar di Depok untuk menjadi calon wali kota dengan baliho besar di beberapa ruas jalan. Tapi seiringnya waktu, nama Kaesang di Bekasi dan Depok memudar. (sumber: Kumparan)





