Jakarta, Harian Umum - Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Jakarta (LPJ) Asep Setiawan meminta kepada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Panwaskota, maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar lebih transparan dalam proses perekrutan calon pengawas tingkat wilayah seperti Panwascam, PPL, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan PPS.
Pasalnya, seleksi yang dilakukan harus menghasilkan SDM yang terbaik, berkualitas dan andal, sehingga pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) pada 2019 menjadi lebih baik, profesional dan independen.
"Jangan sampai saat Pileg dan pilpres nanti malah anggota Panwaskota, Panwascam, PPL, PPK dan PPS sendiri yang menciderainya," kata dia kepada harianumum.com melalui siaran tertulis, Jumat (10/11/2017).
Oleh karena itu Asep meminta Bawaslu dan KPU harus lebih teliti dan transparan dalam melakukan seleksi sesuai peraturan yang telah ditetapkan, sehingga yang kelak dinyatakan lolos seleksi dan terpilih memang mereka yang sesuai kriteria UU No 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilu, baik secara kemampuan maupun pengetahuan mereka dalam kepemiluan.
"Intinya, Bawaslu, KPU Pusat, KPU Kabupaten/Kota, Panwaskota/Kabupaten harus benar-benar bisa merekrut calon Panwascam, PPL, PPK, PPS yang punya nilai plus alias berbobot, dan punya kualitas maupun skil yang lebih baik. Jangan asal pilih," tegasnya.
Ia mengingatkan bahwa kesuksesan dalam pengawasan dan penyelenggaraan Pileg/Pilpres 2019 di Jakarta merupakan barometer bagi daerah lain. (rhm)







