Medan, Harian Umum - Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin minta semua kepala daerah dan seluruh pihak berkaitan untuk selalu jaga situasi aman dan tenang, sampai semua tingkatan pemilihan usai. Dan menanti hasil perhitungan suara sah dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hal itu dikatakan Pj Gubernur Hassanudin usai pimpin Rapat Koordinir (Rapat koordinasi) Monitoring Pemilu bersama Forkopimda Sumut dan kepala wilayah se-Sumut, secara online di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (14/2).
"Alhamdulillah, pada umumnya penerapan Pemilu 2024 di Sumut sampai sekarang ini berjalan dengan baik. Mengenai hasilnya kita nantikan hasil perhitungan sah KPU," tutur Hassanudin, yang ditemani Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus
Walau sejumlah instansi survey sudah menyiarkan hasil perhitungan cepat atau quick count, Hassanudin memberi pesan ke seluruh pihak untuk selalu tenang menanti hasil perhitungan sah KPU RI, untuk pilpres atau legislatif.
"Seharusnya seluruh pihak tenang, menanti keputusan KPU. Beberapa proses untuk jamin perhitungan resminya tetap berjalan dan masih butuh keterlibatan aktif warga menjaga proses itu berjalan aman," terangnya.
Hassanudin minta beberapa kepala wilayah untuk selalu memperhitungkan semua kekuatan kerentanan yang terjadi sampai tingkatan Pemilu usai. Menurut dia, tingkatan pengambilan suara bukan akhirnya tingkatan Pemilu, masih tetap ada tahapan-tahapan sampai penentuan hasil Pemilu.
Hassanudin menghargai semua kepala wilayah bersama Forkopimda sudah bersama jaga kondusivitas sampai sekarang ini. Dia merasakaan bagaimana kepala daerah secara serius dan konsentrasi jaga kondusivitas.
"Saya mengucapkan terima kasih ke beberapa kepala daerah yang sudah jaga kondusivitas sampai sekarang ini, memang peranan kita benar-benar dibutuhkan buat jaga Pemilu jalan aman damai dan lancar, kolaborasi adalah kunci khusus keberhasilan Pemilu," kata Hassanudin.
Dalam pada itu, Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi mengapresiasai semua pihak yang lakukan cara nyata, hingga penerapan pengambilan suara jalan damai dan aman. Walau demikian, Kapolda menginginkan semua stakeholder di daerah untuk selalu jaga keadaan itu. Ingat tingkatan Pemilu belum selesai.
Karena itu dibutuhkan mitigasi dari semua pihak untuk hadapi semua kekuatan atau dampak negatif yang dapat saja terjadi. "Kita perlu lakukan mitigasi yang bagus untuk jaga kondusifitas yang sudah ada," kata Imam.
Seirama dikatakan Pangdam I/Bukit Barisan Mochamad Hasan. Dia minta semua pihak untuk lakukan cara antisipatif, buat jaga kondusivitas. Pangdam minta semua pihak untuk menggandeng media dalam jaga kondusivitas.
"Karena rekanan media jadi ujung tombak kita untuk jaga kondusivitas di wilayah kita masing-masing," kata Hasan.
Di pertemuan koordinir itu, pada umumnya, pemerintahan kabupaten/kota dan Forkopimda memberikan laporan penerapan Pemilu serempak di daerahnya jalan secara aman, damai, lancar dan aman.







