Jakarta, Harian Umum - Ratusan calon jemaah umrah Hanania Travel, Kamis (28/5/2026), menggeruduk kantor cabang travel itu di gedung EightyEight kawasan Mal Kota Casablanca (Kokas), Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, dan membawa owner travel itu ke Polda Metro Jaya.
Menurut informasi, para calon jemaah itu telah berkumpul sekitar pukul 12.00 WIB di kantor Cabang Hanania Travel di gedung EightyEight untuk menghadiri undangan klarifikasi dari pemilik travel umrah tersebut.
Mereka yang hadir merupakan calon jemaah umrah untuk keberangkatan bulan Syawal (Maret-April) 2026 serta bulan Juni dan Juli 2026.
Total jamaah yang seharusnya diberangkatkan pada bulan Syawal, Juni dan Juli 2026 sebanyak 1.620 orang lebih
Tujuan utama kedatangan mereka adalah untuk meminta kejelasan soal refund (pengembalian) dana yang telah disetorkan bagi yang gagal berangkat pada bulan Syawal, dan meminta kepastian keberangkatan bagi yang dijadwalkan berangkat pada Juni dan Juli 2026
"Kami datang karena atas undangan, karena katanya owner akan memberikan penjelasan hari ini, jam 12.00 WIB," ujar seorang calon jamaah umroh yang mengaku bernama Rusdi. Ia datang bersama istrinya yang juga merupakan calon jamaah umroh Hanania Travel.
Namun, salah satu pemilik Hanani Travel, yakni Farhan, baru datang sekitar pukul 13.00 WIB, sehingga para calon jamaah semakin emosi dan langsung menuntut penjelasan tentang mekanisme refund bagi yang gagal berangkat bulan Syawal, dan meminta kepastian bagi yang berangkat Juni dan Juli.
Sayangnya, Farhan tidak dapat memberikan kepastian, sehingga para calon jemaah umrah kompak meminta Farhan ikut mereka ke Polda Metro Jaya agar bisa dimediasi oleh instansi kepolisian itu.
Namun, karena media di Polda pun tidak membuahkan hasil, para calon jamaah akhirnya melaporkan Farhan dengan tuduhan melakukan penipuan.
Laporan terhadapnya oleh Polda diregistrasi dengan nomor LP/B/3823N/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Janji-janji tak jelas
Dari keterangan para jamaah yang gagal berangkat di bulan Syawal, pihak Hanania Travel selalu berjanji akan melakukan refund setelah gagal berangkat.
"Tapi janji itu tak ada realisasinya," kata mereka.
Mereka mengakui kalau awalnya persiapan keberangkatan sangat meyakinkan, karena koper, perlengkapan umrah, hingga visa telah diterima sejak 10 Maret 2026, karena rencananya jamaah diberangkatkan tanggal 26 Maret. Meskipun kalanitu tiket pesawat belum diberikan.
Kejanggalan mulai muncul pada 18 Maret 2026, karena kala itu pihak Hanania Travel mengatakan ada force majeure, yaitu perang Iran dengan AS dan Israel yang membuat kondisi di Timur Tengah menjadi tak menentu serta riskan bagi jamaah. Meskipun sebelum ke Mekkah, jamaah transit di Dubai, Uni Emirat Arab.
Keanehan makin menjadi karena jamaah yang dijadwalkan berangkat Juni dan Juli juga dibatalkan. Padahal, penerbangan jamaah untuk kloter ini langsung ke Jeddah, Arab Saudi.
Kecurigaan pun muncul. Apalagi karena permintaan penjelasan refund bagi jamaah yang batal berangkat di tanggal 26 Maret 2026, tak kunjung direspon.
Tergiur promosi paket hemat all in
Para calon jamaah umroh rata-rata mengaku tertarik untuk menggunakan jasa Hanania Travel karena paket yang ditawarkan relatif murah.
"Saya dan istri hanya kena biaya Rp60 jutaan dan sudah saya bayar lunas," kata Rusdi.
Sementara calon jamaah lain, yaitu Vivi, mengatakan sudah membayar Rp,34,9 juta per orang.
"Saya pilih paket perjalanan Dubai," katanya.
Dari flyer yang tersebar di internet diketahui kalau ada 16.paket umroh yang ditawarkan Hanania Travel untuk keberangkatan Juni dan Juli 2026.
10 paket itu di antaranya yaitu:
1. Umroh Meriah Harga Hemat + Dubai: Rp29,9 juta/orang;
2. Umroh Reguler Harga Hemat: Rp29,9 juta/orang;
3. Umroh Reguler Pelataran Masjid: Rp34,9 juta/orang;
4. Umroh + Dubai Pelataran Masjid: Rp34,9 juta/orang;
5. Umroh + Dubai Spesial Al Oula: Rp35,9 juta/orang;
6. Umroh + Dubai Spesial Holiday: Rp37,9 juta/orang;
7. Umroh Premium Pelataran Masjid: Rp38,9 juta/orang;
8. Umroh + Turki Spesial 3 Negara: Rp39,9 juta/orang;
9. Umroh VIP Pelatan Masjid: Rp44,9 juta/orang; dan
10. Umroh VIP Pelataran Masjid: Rp48,9 juta/orang.
Semua paket itu disebut sudah all in selama ibadah umroh dijalankan.
Tarif paket untuk keberangkatan Maret 2026 kurang lebih sama.
"HARGA TETAP PALING AFFORDABLE 700. Kalau kamu punya 30 juta mau dipake apa gaes? Sebelum merasakan serunya keliling dunia, wajib banget rasanya kamu coba nikmatnya khusyu beribadah di Tanah Suci Makkah Apalagi kalau kamu pilih paket best seller di hanania, umroh plus dubai hemat atau masih banyak lagi paket umroh hanania plus dubai holiday, al oula atau mau spesial 3 negara !! Fasilitas nya lengkap, itinerary nya seru dan pastinya nyaman selama perjalanan ibadah," begitu antara lain bunyi promosi Hanania Travel pada Januari 2026, dikutip dari akun Instagram-nya.
Para calon jamaah umroh mengatakan, saat pertemuan di kantor Cabang di gedung EightyEight, ada tiga poin yang disampaikan Farhan yang membuat owner Hanania Travel itu dibawa ke Polda Metro Jaya, yaitu:
1. Tidak bisa memberangkatkan jamaah untuk kloter Juni-Juli 2026 karena ada persoalan di internal perusahaan;
2. Tidak bisa memberi kepastian refund untuk yang gagal berangkat pada bulan Syawal; dan
3. Tidak bisa memberi kepastian me-refund calon jamaah yang berangkat Juni-Juli 2026. (man)







