TANGSEL, HARIAN UMUM - Peningkatan Jalan Dewantoro, Ciputat dikritisi oleh seorang penjual mie ayam keliling di wilayah tersebut. Pasalnya, pekerjaan yang ditargetkan terlalu lambat, yakni satu bulan.
Sebut saja Parlan (52), penjual mie ayam yang berkeliling di sekitaran lokasi menyebut, pekerjaan yang semestinya selesai hanya 3 minggu, justru dapat diselesaikan kontraktor selama satu bulan.
"Yang kerja cuma 6 orang, terus pakai cangkul. Kalo kontraktor mah pengennya untung gede terus, tapi gimana sama penjual-penjual yang ada dijalan itu, pada ngeluh mas," kata Parlan saat ditemui di lokasi, Jumat (18/10/2019).
"Harusnya bisa selesai 3 minggu, tapi jalan itu ditutup sampai satu bulan. Kan lambat banget," tuturnya.
Parlan menambahkan, bahwa pagar pembatas yang disediakan pun sempat diangkat oleh para pengguna jalan, karena kesal.
"Pagar betonnya sempet diangkat warga sama yang naik motor disini mas. Karena kesal mungkin yah. Kan sekarang kalo ke Ciputat harus muter-muter, kasian juga saya," pungkasnya.
Hal senada dikatakan Sumber yang enggan disebut namanya. Sumber yang kesehariannya menjual bubur ayam, mengaku omzetnya menurun hingga 50%.
"Biasanya sehari satu juta mas. Sejak jalan ini ditutup, omzet saya paling besar Rupiah 500 ribu. Katanya sih ditutupnya sebulan, ya mau gimana lagi namanya orang kecil," tegas Sumber.







