Jakarta, Harian Umum-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) hingga saat ini terus konsisten dalam menerapkan segala bentuk protokol kesehatan, sebagai upaya meminimalisir penyebaran virus Covid-19 baik di halte maupun di dalam bus. Salah satunya, Transjakarta rutin melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh halte dan armadanya.
"Kami tidak hanya rutin melakukan pembersihan bus dan interiornya menggunakan cairan disenfektan. Namun, pembersihan juga rutin dilakukan di halte–halte Transjakarta secara berkala," ujar Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta, Nadia Diposanjoyo, di Jakarta, Kamis (13/8).
Menurutnya, penyemprotan itu menggunakan cairan disenfektan dilakukan secara rutin di seluruh halte BRT Transjakarta. Penyemprotan sendiri dilakukan pada malam hari, setelah pukul 22.00 wib oleh petugas Transjakarta yang bertugas untuk shif 3 (tiga), agar tidak mengganggu aktivitas pelanggan yang berada di halte.
"Sebelum melakukan penyemprotan, Transjakarta memastikan semua yang bertugas sudah memenuhi semua protokol kesehatan yang berlaku. Dalam hal ini, semua petugas harus mengenakan baju Alat Pelindung Diri (APD) seperti jas hujan, sarung tangan, masker, kacamata, sepatu booth hingga memastikan cairan disenfektan sudah
masuk ke dalam alat penyemprotan," katanya.
Untuk di halte sendiri, ucapnya, Transjakarta memastikan semua area telah disemprot dengan baik, terutama di area halte, toilet, ramp Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) dan lainnya. Penyemprotan ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran virus serta memastikan pelanggan merasa nyaman dan aman saat menggunakan layanan Transjakarta di masa Pandemi. (hnk)







