Jakarta, Harian Umum- Caleg Gerindra nomor urut 7 dari Dapil DKI Jakarta V, Munir Arsyad, kian optimis dapat lolos ke DPRD DKI Jakarta, sekaligus dapat memenangkan Prabowo-Sandi agar menjadi presiden dan wakil presiden RI periode 2019-2024.
"Alhamdulillah, dukungan terus bertambah. Selain dukungan dari keluarga siswa dan majelis ta'lim YPI As Sa'adah, dari para ulama, habaib dan tokoh masyarakat Betawi, dari rekan-rekan FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat) dan FBJ (Forum Bersama Jakarta), saya juga dapat dukungan dari FSRPM (Forum Silaturahmi Remaja dan Pemuda Masjid) dan dari FWJ (Forum Warga Jakarta)," kata Munir kepada harianumum.com di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (15/1/2019).
Diakui, tren dukungan masyarakat kepada Prabowo-Sandi juga terus meningkat, sehingga ia pun yakin perolehan suara pasangan nomor urut 02 pada Pilpres 2019 tersebut di Dapil-nya yang meliputi Kecamatan Jatinegara, Kramat Jati dan Duren Sawit, Jakarta Timur, akan signifikan. Bahkan bisa jadi Prabowo-Sandi menang mutlak dari pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Sekarang yang juga penting untuk dilakukan adalah mengamankan TPS-TPS untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan," imbuh dia.
Ketua Yayasan Perguruan Islam (YPI) As Sa'adah ini menyebut, di Dapilnya terdapat 700 TPS yang tersebar di Kecamatan Duren Sawit (400 TPS), Jatinegara (200 TPS) dan Kramat Jati (100 TPS).
Untuk pengamanan TPS-TPS tersebut, ia mendapat bantuan berupa dua saksi untuk di setiap TPS, atau total 1.400 saksi, dari Roemah Djoeang Prabowo-Sandi yang dipimpin mantan aktivis Pius Lustrilanang. Para saksi tersebut akan mengawal jalannya pencoblosan pada 17 April 2019, dan mengawal penghitungan suara hasil pencoblosan tersebut.
Ke-1.400 saksi ini akan ia tambah dengan saksi-saksi yang juga telah ia siapkan, yang jumlahnya setara dengan bantuan dari Roemah Djoeang, karena ia juga menyiapkan 2 saksi untuk setiap TPS dimana di antara para saksi itu ada yang berstatus sebagai ketua RT dan tokoh masyarakat.
"Saat di TPS, kita minta mereka selfi-selfi, dan memotret formulir C1, lalu dilaporkan ke Posko yang saya siapkan di Kebon Nanas dan Kebon Pala untuk kemudian kita rekap dan kita cocokkan dengan hasil perhitungan di kelurahan maupun kecamatan," katanya.
Munir menargetkan dari 770.000 pemilih di Dapil DKI Jakarta V, ia dapat meraih suara 10% atau sekitar 77.000 suara.
"Ini target yang besar, tapi kami optimis. Apalagi kalau kecurangan bisa kita diantisipasi," tegasnya.
Ketika ditanya apa saja strategi yang diterapkan? Munir menjelaskan, saat ini ia berkampanye 2-3 kali dalam sepekan. Setiap kali kampanye, ia lebih dulu mengkampanyekan Prabowo-Sand, setelah itu baru dirinya.
"Tiap kali kampanye, respon masyarakat selalu positif. Itu yang membuat kami optimis bahwa kalau tak ada kecurangan, Prabowo-Sandi akan menang, dan saya bisa menjadi anggota DPRD DKI," pungkasnya. (rhm)







