Jakarta, Harian Umum - PKS menjadi sasaran para pendukung Anies Baswedan untuk dimintai dukungan agar mengusung Anies di Pilkada Jakarta 2024.
Setelah Himpunan Warga Gereja Indonesia (HAGAI) pada Rabu (19/6/2024), pada Jumat (21/6/2024) kemarin giliran DPP Manies dan DPW Manies Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang mendatangi kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, untuk tujuan yang sama.
Kedatangan delegasi DPP Manies dan DPW Manies DKJ yang terdiri dari para emak-emak itu diterima pengurus BPKK (Badan Penyuluhan Ketahanan Keluarga ) DPP PKS
"Tujuan pertama kedatangan kami ke DPP PKS adalah silaturahmi, kemudian memohon dukungan PKS untuk mendukung Pak Anies di Pilgub, dan menjalin kerjasama antara Manies dan DPP PKS," kata Ketua DPW Manies DKJ Jakarta Fadilah Ahmad seperti dikutip dari siaran tertulisnya, Sabtu (22/6/2024).
Tujuan.keempat kedatangan Manies ke DPP PKS adalah menyampaikan kondisi Jakarta setelah Anies tidak lagi menjabat gubernur DKJ, seperti KJP yang tidak lagi ramah dengan penerima; setelah 5 tahun merasa aman dan tidak banjir sekarang terjadi banjir lagi; PBB di bawah Rp2 miliar yang kembali harus dibayarkan setelah digratiskan Pemprov DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan (2017-2022); dan guru-guru yang tidak lagi merasakan keadilan karena dikotak-kotak dan dibedakan antarguru biasa dengan guru penggerak.
Seperti diketahui, Anies telah memastikan akan maju lagi di Pilkada Jakarta 2024, setelah menang di Pilkada Jakarta 2017, akan tetapi sejauh ini baru PKB yang telah deklarasi akan mengusung Anies dan perolehan suara PKB DKJ pada Pileg 2024 tidak memungkinkan.partai ini mengusung Anies sendirian, karena PKB hanya memperoleh suara di angka 7 persenan, sementara syarat mengusung calon adalah 20%.
Jika PKS mengusung Anies, maka Gubernur Jakarta 2017-2022 itu akan aman melenggang di Pilkada Jakarta 2024, karena pada Pileg 2024, PKS DKJ memperoleh 16,68 persen. (rhm)


