Jakarta, Harian Umum - Empat orang warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, ikut menjadi korban musibah terbakarnya pabrik mercon di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Salembaran Jaya, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (26/10/2017).
Keempatnya berasal dari satu keluarga, namun tiga di antaranya selamat meski mengalami luka bakar parah di kaki dan tangan.
Seorang lagi dinyatakan masih hilang, namun diduga menjadi satu dari 47 korban yang tewas dengan tubuh hangus karena terbakar, sehingga belum dapat dikenali.
Keempatnya bernama Aji Supriaji, Wildan Miftah Fauzi, Ridwan dan Slamet Rahmat. Mereka berasal dari Kampung Karyamukti, Desa Karyamukti, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut.
"Ya, kami datang ke sini untuk memastikan keluarga kami yang jadi korban," ujar Dede Oren, paman sekaligus adik korban, saat ditemui di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, tempat dimana semua jenazah korban dibawa untuk diidentifikasi.
Dede menjelaskan kalau keempat korban bekerja di pabrik mercon itu sejak pabrik mulai beroperasi, namun ia tak ingat kapan persisnya pabrik itu berdiri.
Tiga dari keempat korban itu, kata dia, adalah keponakannya. Mereka semua selamat. Sementara yang hilang namun diduga ikut tewas adalah kakaknya.
Para korban selamat akan dibawa pulang ke kampung halaman jika telah diizinkan pihak rumah sakit.
"Sekarang anak kakak saya dan istrinya ada di dalam, sedang diambil sampel untuk uji DNA. Kalau jenajah sudah teridentifikasi, kami bawa pulang juga," katanya.
Dede mengakui, ia dan keluarga besarnya sangat sedih dan terpukul atas musibah ini.
"Tapi mungkin ini kehendak Allah, kami harus ikhlas," katanya dengan berlinangan air mata.
Seperti diketahui, dalam musibah kebakaran yang didahului ledakan itu sebanyak 46 orang selamat, meski mengalami luka bakar parah dari ringan hingga berat. Mereka semua dirujuk ke RSUD Tangerang dan RS Mitra Husada untuk mendapatkan perawatan. (rhm)






