Teheran, Harian Umum - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran kembali menembak jatuh drone milik Amerika Serikat (AS) yang memasuki wilayahnya.
Setelah menembak jatuh Drone MQ-9 Reaper pada Selasa (26/5/2026), kali ini, Minggu (31/5/2026) dini hari waktu Timur Tengah, IRGC menembak jatuh drone MQ-1 milik AS.
"Menurut pernyataan yang dirilis Kantor Hubungan Masyarakat IRGC, penembakan tersebut terjadi pada dini hari Minggu ketika drone MQ-1 milik "militer AS yang agresif" memasuki wilayah udara di atas perairan teritorial Iran," kata Kantor Berita Tasnim.
Dalam pernyataan itu, IRGC menjelaskan bahwa pesawat tak berawak tersebut langsung terdeteksi begitu memasuki perairan Iran, dan menjadi sasaran sistem rudal pertahanan udara canggih IRGC.
"Hantaman rudal itu mengakibatkan kehancurannya," kata Tasnim lagi.
Perang Iran dan AS berkobar lagi karena di tengah alotnya negosiasi untuk mengakhiri perang, AS menyerang kota pelabuhan Bandar Abbas di selatan Iran, dan dibalas Iran dengan menghancurkan pangkalan udara AS di Kuwait.
IRGC meyakini masuknya drone MQ-1 ke wilayah Iran untuk tujuan yang tidak bersahabat.
Komando Pertahanan Udara IRGC telah memperingatkan bahwa wilayah udara dan perairan teritorial Republik Islam Iran berada di bawah pengawasan dan kendali penuh, sehingga setiap pelanggaran kedaulatan atas negara itu akan ditanggapi dengan tegas. (man)







