Semarang, Harian Umum - Departemen Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP) kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis kesehatan jiwa komunitas di Kelurahan Meteseh, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Kegiatan bertajuk “The Mindful Living for Diabetes Programme: Program Dukungan Psikososial Sehat Jiwa bagi Masyarakat” ini dilaksanakan bersama peminatan Community Mental Health Nursing (CMHN) dan dihadiri oleh sekitar 30 ibu-ibu dari berbagai RW di Kelurahan Meteseh.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian EQUITY Community Development Programme yang melibatkan kolaborasi lintas institusi nasional dan internasional dalam penguatan kesehatan masyarakat berbasis komunitas.
Dalam sambutannya, Lurah Meteseh, Rahman, menyampaikan apresiasi atas hadirnya program kesehatan jiwa masyarakat di wilayahnya. Ia berharap masyarakat Meteseh dapat terus menjaga kesehatan mental sebagai bagian penting dari kualitas hidup masyarakat.
“Kesehatan jiwa masyarakat sangat penting untuk diperhatikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat membantu warga menjadi lebih sehat secara mental maupun fisik,” ujarnya.
Kegiatan pengabdian ini mendukung beberapa target SDGs, khususnya:
- SDG 3: Good Health and Well-being, melalui promosi kesehatan mental dan pencegahan masalah psikososial di masyarakat.
- SDG 4: Quality Education, melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas.
- SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi multidisiplin antar institusi pendidikan dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan edukasi dan praktik langsung berbagai teknik sederhana untuk menjaga kesehatan mental sehari-hari. Materi disusun dalam sebuah modul edukasi masyarakat yang dikembangkan oleh tim pengabdian.
Beberapa teknik yang diajarkan meliputi:
- latihan tarik napas dalam,
- grounding,
- butterfly hug,
- relaksasi Benson,
- thought stopping,
- journaling,
- positive self-talk,
- hingga latihan spiritual dan reminiscence therapy.
Ns. Ryka Widyaningtyas, S.Kep., M.Sc., selaku dosen tim pengabdian menyampaikan bahwa pendekatan promotif dan preventif dalam kesehatan jiwa perlu diperkuat di tingkat masyarakat.
“Kesehatan jiwa adalah bagian penting dari kualitas hidup. Melalui pendekatan komunitas, masyarakat dapat belajar mengenali stres, mengelola emosi, dan membangun coping yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, FK UNDIP berharap pengabdian masyarakat tidak hanya menjadi bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata dalam mendukung masyarakat yang lebih sehat, resilien, dan berdaya. (rhm)






