Jakarta, Harian Umum - KONI DKI Jakarta makin optimis memenangkan PON XX di Papua pada 2020 mendatang. Pasalnya, laporan Tim Trisula yang dibentuk KONI memperlihatkan adanya peningkatan kualitas para atlet, baik secara fisik, mental maupun skill.
Tim Trisula terdiri dari TP3A (Tim Pengendalian, Peningkatan Prestasi Atlet), Steering Committee (SC) dan Tim Iptek Kesehatan dan Psikologi.
"Saya sudah minta laporan TP3A, juga susah manggil SC, dan tadi sore baru kumpulkan Tim Iptek Kesehatan dan Psikologi. Hasilnya, hingga Juli para atlet memperlihatkan kemajuan yang memggembirakan," kata Ketua Umum KONI DKI Jakarta Djamhuron P Wibowo dalam acara Ngobrol Santai KONI DKI di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat, Jumat (2/8/2019).
Selain itu posisi DKI yang masih dalam urutan teratas pra PON, memuat optimis dapat meloloslan sebanyak mungkin atlet ke PON XX.
Meski demikian Djamhuron mengatakan, KONI akan terus menggembleng para atlet tersebut agar mencapai performa yang prima saat PON XX berlangsung. Caranya, antara lain, dengan membuat program Training Camp (TC) dalam dan luar negeri, khususnya untuk Cabor dan atlet yang berpotensi meraih emas.
Sayangnyha untuk meningkatkan kualitas pemain Bendahara Umum KONI DKI, Novita Dewi, mengatakan bahwa pihaknya masih mengalami kekurangan dana yang cukup besar meski pada 2019 ini KONI mendapat hibah sebesar Rp201 miliar dari Pemprov DKI.
"Karena itu kita akan segera bertemu perusahaan-perusahaan untuk membuka kemungkinan membuat program 'Bapak Asuh' bagi Cabor-Cabor yang dipertandingkan di PON," katanya.







