Jakarta, Harian Umum - Mantan staf Khusus Menteri ESDM Muhammad Said Didu menuding acara ulang tahun BUMN sarat muatan politik. Apalagi acara Ultah BUMN tersebut digelar menjelang pelaksanaan Pemilu. Pernyataan tersebut dikatakan lewat akun Twitternya @saididu, Rabu (2/4/2019).
"Paket sembako “ultah” @KemenBUMN mulai didistribusikan. Spt twit saya bbrp hari lalu. Ini abuse of power. Saya yakin seluruh BUMN lakukan hal spt ini"
"Urutannya kampanye terselubunh BUMN dan @KemenBUMN : 1) ulang tahun sbg alat kampanye terselubung, 2) rancang acara, 3) cari EO, 4) buat surat dari @KemenBUMN utk "sumbangan" BUMN, 5) siapkan paket dan atribut terselubung, 6) pelaksanaan, 7) akali pertanggungjawaban"
Menurut Said Didu, tujuan utamanya dari penyelenggaraan Ultah BUMN adalah memberikan paket kepada msdyarakat di wilayajh Jawa Barat. "Tujuan utamanya adalah Jabar. Rakyat Jabar mau disogok ?, tulisnya lagi.
Kegiatan Ultah di sejumlah BUMN dilakukan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Kementerian BUMN Ke-21. Salah satu BUMN yang baru saja menggelar acara tersebut yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama dengan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) dan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI). Kegiatan Ultah diisi acara sosial di Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis.
Tercatat sebanyak 3.000 paket pangan dijual seperti beras, gula, minyak goreng, sarden kaleng dengan harga jual Rp 10.000,- per paket. (Zat)







