Jakarta, Harian Umum - Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) As Sa'adah, Jakarta Timur, yang juga anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Munir Arsyad, Kamis (22/8/2024), memberikan bantuan kepada warga RW 06 dan RW 12 Kampung Bali Matraman, Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, yang mengalami musibah kebakaran pada 13 Agustus 2024 lalu.
Bantuan berupa mi instan, pakaian dalam, dan sembako berupa beras, susu dan lain-lain sebanyak satu mobil colt itu diserahkan di lokasi penampungan warga di Rusun Pasar Rumput, Kecamatan Setiabudi.
"Alhamdulillah, hari ini kami dari Yayasan Pendidikan Islam As Sa'adah, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dan saya juga merupakan anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, memberikan bantuan untuk yang terkena musibah kebakaran di Manggarai," kata Munir kepada pers.
Ia menegaskan, bahwa bantuan ini murni karena YPI As Sa:Adah dan dirinya peduli kepada nasib para korban yang kehilangan harta bendanya saat musibah terjadi.
"Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk yang terkena musibah, dan di sini ada yang mengkoordinir, sehingga bantuan akan langsung dapat diterima.kepada yang terkena musibah," katanya.
Munir berharap, musibah seperti ini tidak terjadi lagi di.manapum di Jakarta.
"Karenanya, kami imbau warga Jakarta untuk selalu waspada akan kemungkinan terjadinya kebakaran. Kabel listrik harus sesering mungkin dicek, dan jika ditemukan ada yang berpotensi menimbulkan masalah, segera diganti," katanya.
Untuk diketahui, musibah kebakaran yang dialami warga Kampung Bali Matraman diakibatkan oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang kemudian menyebar ke rumah-rumah di sekitarnya.
Ada sekitar 1.172 kepala keluarga (3.332 jiwa) yang menjadi korban, di mana 254 (1.016 jiwa) telah direlokasi ke Rusun Pasar Rumput yang berjarak sekitar 650 meter dari lokasi kebakaran.
"Kami mengucapkan terima.kasih.kepada Pak Haji Munir atas bantuan yang diberikan, juga kepada warga masyarakat yang peduli atas musibah ini. Musah-mudahan bantuan yang diberikan dapat meringankan warga Manggarai yang terkena musibah," kata Camat Tebet Dyan Airlangga.
Ia menyebut, di Tower 3 Rusun Pasar Rumput terdapat 690 unit hunian, sementara yang disiapkan untuk para korban kebakaran sebanyak 683 unit.
Meski demikian Dyan mengakui belum tahu persis sudah berapa kepala keluarga yang masuk Rusun karena pendaftaran untuk menghuni unit-unit itu baru ditutup hari ini pukul 13:00 WIB.
"Semua unit siap huni," jelasnya.
Dyan mengakui kalau Pemprov DKI Jakarta merelokasi warga korban kebakaran ke Rusun Pasar Rumput agar dapat hidup dengan nyaman.
Ketika ditanya apakah untuk warga tersebut akan diberi keistimewaan,.misalnya dalamnbentuk.tidak.dikenakan biaya sewa atau lainnya? Dyan mengatakan bahwa hal itu nanti akan dibicarakan oleh Dinas Perumahan dan Perumda Pasar Jaya.
"Sekarang yang penting warga bisa hidup nyaman dulu setelah mengalami kebakaran," katanya.
Warga merasa senang karena mendapat bantuan dari YPI As Sa'adah dan Munir.
"Terima kasih, ini sangat bermanfaat bagi kami," kata seorang warga mewakili warga yang lain. (rhm)







