Jakarta, Harian Umum - Tiga gunung di Indonesia meletus pada Sabtu (5/9/2026).
Letusan diawali oleh Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang bahkan telah memulai letusannya pada Sabtu (3/9/2026) pukul 23:07 WIB dan berlanjut hingga Sabtu (5/9/2026) pukul 04:40 WIB.
Dikutip dari akun X Badan Geologi, saat gunung setinggi 288 meter dari permukaan laut itu meletus pada 00:01 WIB, letusannya terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 0 detik.
"Erupsinya disertai gemuruh dan semburan merah menyala menyerupai lava fountain," kata @badangeologi_.
Letusan Gunung Anak Krakatau "disambut' letusan Gunung Semeru di Jawa Timur pada pukul 08:13 WIB. Tinggi kolom abu teramati dari letusan gunung ini lebih kurang 1.000 meter di atas puncak.
"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 93 detik," kata @badangeologi_.
Luncuran guguran material Gunung Semeru terpantau sejauh sekitar 1 kilometer ke arah tenggara.
Gunung ketiga yang meletus adalah Gunung Ibu di Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara.
Badan Geologi mengabarkan, gunung setinggi 1.325 meter dari permukaan laut itu erupsi pada pukul 11:33 WIT atau pukul 09:33 WIB.
"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 41 detik," kata Badan Geologi.
Sepanjang 2026 ini, Gunung Semeru dan Gunung Ibu telah berkali-kali meletus. Terakhir, gunung itu meletus pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 05.27 WIB.
Sementara Gunung Ibu terakhir meletus pada tanggal 15 Agustus 2026.
Letusan Gunung Anak Krakatau sempat membuat penduduk di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten, panik, karena letusan gunung itu menimbulkan guncangan yang sangat keras, sehingga tidak sedikit yang bersiap lari ke gunung karena takut terjadi tsunami.
Pada Sabtu siang, menurut kompas.com, getaran telah berkurang, akan tetapi penduduk tetap waspada. (rhm)





