Jakarta, Harian Umum - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, untuk merayakan tahun baru 2018, Pemprov akan menggelar nikah massal.
"Saat rapat kemarin (di Balaikota), ada pertanyaan; "untuk tahun baru kita mau melakukan apa?" Lalu disepakati untuk menyelenggarakan nikah massal. Kita (Pemprov DKI, red) memang pernah menyelenggarakan itu, tapi kali ini istimewa karena diselenggarakan saat tahun baru," jelas Anies kepada pers usai acara "Kunjungan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta di Kota Administrasi Jakarta Pusat" yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Pertamina, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Diakui, yang juga menjadi salah satu masalah yang dihadapi warga Jakarta saat ini adalah banyaknya warga Jakarta yang tidak memiliki surat nikah, sehingga cukup merepotkan saat mengurus persyaratan saat anaknya akan masuk sekolah, saat mengurus dokumen kependudukan, dan lain-lain.
"Tapi malam tahun baru nanti akan mereka rasakan acara resminya (pernikahan mereka, red), (dan kebahagiaan mereka juga akan) dirasakan oleh warga Jakarta (yang merayakan tahun baru)," imbuhnya.
Mantan Mendikbud ini tidak menjelaskan dimana acara tersebut, namun mengatakan kalau acara akan dipusatkan di suatu tempat.
Bagi warga yang berminat mengikuti acara ini, dapat mendaftar di kelurahan tempat dimana mereka tinggal.
Saat Anies berdialog dengan para camat, lurah, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan lain-lain yang memadati ruang Gedung Pertemuan Pertamina, ia sempat melontarkan informasi ini.
"Kita akan mengadakan nikah massal buat warga yang pernikahannya belum dilegalkan negara dengan surat nikah. Banyak kan warga yang belum punya surat nikah?" tanyanya.
"Banyaak ....!!" sahut hadirin.
Anies lalu mendapat applaus dari para hadirin itu. (rhm)






