TANGSEL, HARIAN UMUM - Sekelompok orang yang mengatasnamakan Jaringan Rakyat Tangerang (Jerat) berunjuk rasa didepan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Bayu Noviandi, Koordinator aksi menuntut DPU agar transparan terhadap anggaran pekerjaan perawatan beberapa ruas jalan, yang menelan Rp.80 miliar.
"80 miliar itu digunakan untuk apa. Dimana pekerjaannya. Kita minta dinas agar terbuka kepada masyarakat, kemana saja anggaran itu digunakan," kata Bayu saat orasi, Senin (4/11/2019).
"Kita juga akan melaporkan ke Mabes Polri, terkait dugaan anggaran yang tidak dikerjakan oleh DPU Tangsel," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Keamanan DPU Tangsel, Sukarta menyatakan, unjuk rasa yang digelar didepan kantor dinas tersebut, disinyalir tidak berizin. Sukarta menuding bahwa, para pengunjuk rasa tidak mengerti aturan yang harus ditempuh.
"Tidak ada tembusan dari Polres (Tangsel). Biasanya kalo ada demo, pihak kepolisian pasti memberi tahu kita. Mabok kali tuh orang. Kalo mabok jangan disini (depan Kantor DPU)," tandasnya.







