Los Angeles, Harian Umum - Sebanyak 24 orang tewas dalam bencana yang disebut Gubernur California Gavin Newsom sebagai bencana alam paling dahsyat dalam sejarah AS, karena bencana ini tak hanya meluluhlantakan ribuan rumah, tapi juga membuat sedikitnya 100.000 orang mengungsi.
Seperti diketahui, sejak 7 Januari 2025 pagi waktu setempat Kota Los Angeles di California, Amerika Serikat, dilanda kebakaran hebat.
Kebakaran ini berpusat di distrik Pacific Palisades, termasuk kawasan elit di Los Angeles di mana para artis Hollywood seperti Paris Hilton, Mandy Moore, Jamie Lee Curtis, Billy Crystal, dan Cameron Mathison tinggal, dan kemudian menyebar ke wilayah sekitarnya seperti Eaton, Hurts, hingga Hollywood Hills.
Akibat peristiwa ini, sejumlah acara besar Hollywood yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat terpaksa ditunda tanpa batas waktu yang pasti.
Reuters melaporkan, hingga Senin (13/1/2025) WIB, petugas pemadam kebakaran masih berjuang untuk memadamkan api yang masih berkobar di dua titik di Los Angeles karena angin kencang diperkirakan akan kembali datang dan berpotensi kembali memperbesar kobaran api..
"Setidaknya 24 orang tewas dalam bencana yang disebut Gubernur California Gavin Newsom sebagai bencana alam paling dahsyat dalam sejarah AS ini," kata Reuters.
Media ini melaporkan, api telah menghancurkan seluruh lingkungan dan mengubahnya menjadi reruntuhan yang membara, meratakan rumah-rumah orang kaya dan terkenal serta masyarakat biasa, dan meninggalkan lanskap yang apokaliptik.
Para pejabat mengatakan sedikitnya 12.300 bangunan telah rusak atau hancur.
"L.A. County kembali mengalami malam teror dan kesedihan yang tak terbayangkan," kata Supervisor Los Angeles County Lindsey Horvath.
Beberapa petugas pemadam kebakaran dari udara, mengambil air dari Samudera Pasifik, dan menjatuhkannya untuk meredakan kobaran api, sementara petugas pemadam di darat dengan perkakas tangan dan selang berusaha mengendalikan kobaran api di Palisades yang terlihat merambat ke Brentwood dan daerah berpenduduk lainnya di Los Angeles.
Kebakaran di sisi barat Los Angeles tersebut telah menghabiskan area seluas 96 km persegi dan mencapai 13% yang dapat diatasi, sebuah angka yang mewakili persentase perimeter api yang dapat dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran.
Api yang membakar Eaton yang berada di kaki bukit sebelah timur Los Angeles, menghanguskan lahan seluas 57 km persegi, hampir seluas Manhattan.
Di bagian utara Los Angeles, apinyang membakar Hurst menghanguskan 89% dari luas wilayah itu, sementara tiga kebakaran lainnya yang telah melanda wilayah lain di wilayah tersebut kini telah berhasil diatasi 100%, menurut laporan Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California (Cal Fire).
Petugas pemadam kebakaran cukup merasa lega karena angin Santa Ana yang mencapai kekuatan badai pada awal pekan ini, akhirnya mereda. Angin kering yang berasal dari gurun pedalaman itu telah mengipasi api dan meniupkan bara api hingga sejauh 3 km di depannya.
Namun, di wilayah yang belum pernah diguyur hujan sejak bulan April, Layanan Cuaca Nasional memperkirakan angin Santa Ana dengan kecepatan 50 hingga 70 mil per jam (80 hingga 112 kilometer per jam) akan berlanjut pada Minggu malam (waktu Pantai Barat AS) dan berlangsung hingga Rabu.
Para pejabat memperingatkan seluruh penduduk Los Angeles County yang berjumlah hampir 10 juta jiwa bahwa siapa pun mungkin diperintahkan untuk mengungsi dari api dan asap beracun.
Pada hari Minggu, lebih dari 100.000 orang di Los Angeles County telah diperintahkan untuk mengungsi, turun dari jumlah sebelumnya yang mencapai lebih dari 150.000, sementara 87.000 lainnya menghadapi peringatan evakuasi.
“Angin ini dikombinasikan dengan kelembapan relatif rendah dan kelembapan bahan bakar yang rendah akan membuat ancaman kebakaran di seluruh Los Angeles County tetap tinggi,” kata Kepala Pemadam Kebakaran Los Angeles County Anthony Marrone saat konferensi pers, seraya menambahkan bahwa daerah yang dievakuasi mungkin tidak akan dibuka kembali sampai bendera merah menyala. (man)







